betapunyacerita.com -
SURABAYA – Polda Jawa Timur bersama Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur memperkuat sinergi strategis dalam pembinaan generasi muda, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi nasional.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto dengan jajaran Kwarda Jatim di Selasar Patuh Mapolda Jatim, Kamis (2/4/2026).
Audiensi ini turut dihadiri Pejabat Utama Polda Jatim serta Ketua Kwarda Jatim H. M. Arum Sabil bersama jajaran pengurus.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penentu masa depan bangsa, sehingga perlu dipersiapkan secara serius dan berkelanjutan.
“Kita memiliki tanggung jawab menyiapkan generasi muda agar lebih unggul dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tegas Irjen Nanang.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Polda Jatim dan Pramuka dalam mendukung program pemerintah, terutama di sektor ketahanan pangan.
Salah satu bentuk konkret sinergi tersebut diwujudkan melalui program tanam jagung yang dinilai mampu membangun kemandirian serta karakter produktif generasi muda.
“Sinergi ini harus selaras dengan program swasembada pangan dan energi, salah satunya melalui gerakan tanam jagung,” tambahnya.
Selain itu, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa berbagai fasilitas dan sumber daya di lingkungan Polda Jatim dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan pengembangan kapasitas anggota Pramuka.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif Pramuka dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, yang dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter disiplin dan kepedulian sosial generasi muda.
Sementara itu, Ketua Kwarda Jatim H. M. Arum Sabil menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah penguatan koordinasi dengan Kapolda Jatim selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah.
Ia mengungkapkan, jumlah anggota aktif Pramuka di Jawa Timur saat ini mencapai sekitar 3,3 juta orang yang tersebar di 38 kabupaten/kota.
Dengan potensi tersebut, pihaknya terus mendorong pengembangan program “Pramuka Produktif”, termasuk di sektor pertanian dan energi terbarukan.
“Kami melihat sinergi ini memberikan dampak positif dan akan terus kami kembangkan melalui program Pramuka Produktif,” ujarnya.
Ke depan, Pramuka Kwarda Jatim juga mengusulkan sejumlah inovasi, di antaranya pemanfaatan energi surya di sektor pertanian serta pembentukan “Brigade Pangan Nusantara” berbasis teknologi.
Sinergi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga produktif dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan nasional. (*)