Most Visited

  • Perkuat Sinergitas Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi dengan Bupati dan Ketua DPRD

    • Admin Beta
    • 20 Jan, 2026
  • Polres Kediri Kota Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari 2

    • Admin Beta
    • 20 Jan, 2026
  • Pakar Hukum Apresiasi Putusan MK Nomor 223/PUU-XXIII/2025 Terkait Jabatan ASN oleh Anggota Polri

    • Admin Beta
    • 20 Jan, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Life Style
  • Olahraga
  • Privacy Policy
    • Home

    Anggota Polri Aktif Duduk di Jabatan Sipil: Boleh, Asalkan Penuhi Syarat

    Kepolisian
    • Admin Beta
    • Nov 15, 2025
    • 1 min read
    Anggota Polri Aktif Duduk di Jabatan Sipil: Boleh, Asalkan Penuhi Syarat

    betapunyacerita.com -

    Jakarta – Isu mengenai penempatan anggota aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di jabatan sipil kembali mencuat. 


    Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, penugasan anggota Polri aktif ke kementerian atau lembaga sipil tidak serta-merta dilarang, namun harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat.


    Pakar Tata Negara, Muhamad Rullyandi, menegaskan bahwa penugasan tersebut memiliki landasan hukum. 


    "Sepanjang dalam koridor Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Manajemen ASN yang terkait, penugasan Anggota Polri aktif ke kementerian/lembaga tetap sah," ujar Rullyandi.


    Hal ini mengindikasikan bahwa posisi sipil yang dapat diisi oleh anggota Polri aktif adalah posisi yang secara spesifik diatur dan diperbolehkan oleh regulasi ASN, biasanya melalui mekanisme penugasan atau perbantuan.


    Meskipun penugasan non-politik dimungkinkan, terdapat batasan yang tegas untuk posisi yang bersifat politik. Undang-Undang tentang Polri secara jelas membatasi aspek ini.


    Jika anggota Polri aktif ingin menduduki jabatan politik, seperti 

    anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kepala Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota), dan Menteri, 

    maka mereka harus memilih mundur atau mengundurkan diri terlebih dahulu dari kedinasan Polri. 


    Artinya, UU Polri hanya membatasi keterlibatan anggota aktif pada ranah politik praktis, bukan pada seluruh penugasan non-politik di instansi pemerintah.


    Jadi dapat disimpulkan bahwa penugasan anggota Polri aktif ke jabatan sipil di lembaga atau kementerian sah dilakukan asalkan memenuhi syarat dalam UU ASN dan PP Manajemen ASN. 


    Namun, bagi posisi politik, pengunduran diri adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. (***)

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo
    • Ketahananpanganpolrestasidoarjo

    Related Post

    • Admin Beta
    • Tue 01, 2026

    Perkuat Sinergitas Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi dengan Bupati dan Ketua DPRD

    • Admin Beta
    • Tue 01, 2026

    Polres Kediri Kota Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari 2

    Berita terkini dan terbaru dari peristiwa di Indonesia dan Internasional, mulai dari Keamanan, Olahraga, Politik, Hukum, Ekonomi, Polisi, dan isu Nasional.

    Berita Terbaru

    • Perkuat Sinergitas Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi dengan Bupati...

      • 20 Jan, 2026
    • Polres Kediri Kota Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari...

      • 20 Jan, 2026

    © 2026 All right reserved by Beta Punya Cerita